Belajar Tatap Muka di Sekolah di wilayah Zona Hijau , ini syaratnya

300

Bungonews.net – Belajar tatap muka di sekolah di kabupaten Bungo sebagaimana desakan siswa ,orang tua dan masyarakat sebagaimana Khabar beredar bahwa tanggal 13 Juli 2020  siswa sudah mulai masuk sekolah hingga saat ini belum ada kepastian .

Masril .S.Sos kepala Dinas pendidikan kabupaten Bungo kepada Bungo news mengatakan bahwa pihak nya masih menunggu keputusan rapat tim gugus tugas Covid 19 yang akan dilaksanakan Senin 13Juli 2020 besok “Kita masih menunggu keputusan rapat tim gugus tugas Covid 19  “tuturnya sebagaimana pemberitaan sebelumnya

Sementara itu Ketua harian tim gugus tugas Covid 19 kabupaten Bungo , Drs.Thobroni  mengakui bahwa pihak nya segera menggelar rapat bersama instansi terkait. Forkopimda , DPR  untuk membahas persoalan tersebut ” Besok kita akan laksanakan Rapat tim bersama instansi ,forkopimda ,dewan ,polri dan TNI terkait kapan di mulai di berlakukan belajar tatap muka di sekolah

Menurut Thobroni ,berdasarkan pantauan nya di lapangan 80 persen masyarakat Bungo tidak mentaati protokol kesehatan pasca Pandemi Covid 19 jelang new normal

Disisi lain Juru bicara Gugus tugas Covid 19 Jambi ,Johansyah (11/7) mengumumkan bahwa kabupaten di provinsi Jambi yang sudah bisa melaksanakan belajar tatap muka disekolah diantaranya : kabupaten Bungo , kabupaten Tebo , Kabupaten Merangin dan Tanjabtim

Selain adanya keputusan dan persetujuan dari pemerintah daerah untuk belajar tatap muka disekolah juga harus mentaati protokol kesehatan , Di publish oleh Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional bahwa   pembelajaran tatap muka di zona hijau  harus  mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan di antaranya :
1.Harus tersedia sarana sanitasi seperti, toilet bersih, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan desinfektan.
2.Tersedia akses fasilitas pelayanan kesehatan.
3.Siap menerapkan area wajib masker di sekolah.
4.Memiliki alat pengukur panas untuk mengetahui suhu tubuh warga sekolah. 5.Mampu memetakan warga sekolah yang tidak boleh melakukan kegiatan di sekolah, yaitu, yang memiliki kondisi medis penyerta, atau komorbid. Kemudian, yang tidak memiliki akses transportasi yang menerapkan jaga jarak.
6.Membuat kesepakatan bersama komite sekolah untuk memulai pembelajaran tatap muka, dan tentunya orang tua harus menyetujui pembelajaran tatap muka ( red Bungonews.net )

Facebook Comments